Monday, 30 July 2007

SELEDRI DIET’S CAN BE USEFULL FOR ALLERGY

Celery, is often used as a food-stuff complement. Generally consumme in the form of fresh vegetebles for lalapan and or mixture in food making like soup and gravy vegetable. Celery recognized by the name of Latin of Avium graveolens have anti allergic effect. This matter is proved by researcher in the cooperation from University of Airlangga with University Widya Mandala Surabaya publicized in seminar Community of Indonesian Physiology Expert (IAIFI) in Holiday Inn, Bandung in 27-28 July 2007 . Passing method analyse the anafilaksis bentolan subkutan pasca of presentation alergen and intervence the celery extract, they find that this crop have the anti allergic effect. Although make-up of dose tried didn’t have an effect on dose effect. So, the celery if consumed before alergen causing allergy looked into will lessen the allergy that happened but important to remember that every body have the different sensitivity. On the other side, nontoxic extract celery when consumed excessive because many consumption and dose don’t correlate at make-up of dose effect. Way of consuming celery : 1. Our celery clean but don't too long, better less than 15 second. 2. Then we cut with the knife or break by blender machine. 3. When wishing cooked to wear the fire include the celery near final cook. When celery cooked too long or hot hence the nutrients can destroy. 4. If/ juice, broken to better make a pause don't be broken at the same time. Rotation too long and continuously can destroy the texture and fibre. 5. When make extraction, breaking by blender then take its gist with extortion. Celery good for patient of rhinitis alergika, allergic rhinitis atopi patient and others allergic patient. Remember , best step is avoiding allergic cause’s, while diet or pattern arrangement eat only for preventif.(The Therapist’S Log) Reference : Wardani, T., Liben, P., Widjaja, N.M.R., Hermanu, L.S. dan Namelia, F. (2007) Efek Anti Alergi Seledri (Avium graveolens Linn) pada Mencit, In Seminar Nasional Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia XXXII. Available from: Accessed


DIET SELEDRI BISA BERMANFAAT BAGI ALERGI


Seledri, sering digunakan sebagai pelengkap bahan makanan. Umumnya tersaji dalam bentuk lalapan segar ataupun campuran dalam pembuatan makanan seperti sup dan sayur kuah. Seledri yang dikenal dengan nama latin Avium graveolens memiliki efek anti alergik.
Hal ini dibuktikan oleh kerjasama peneliti dari Universitas Airlangga dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang dipublikasikan dalam seminar Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) di Holiday Inn, Bandung tanggal 27-28 Juli 2007 . Melalui metode analisis anafilaksis bentolan subkutan pasca paparan alergen dan intervensi ekstrak seledri, mereka menemukan bahwa tanaman ini memiliki efek anti alergik. Walaupun peningkatan dosis yang dicobakan tidak berpengaruh terhadap peningkatan efek.
Jadi seledri jika dikonsumsi sebelum paparan bahan yang menyebabkan alergi dipandang akan mengurangi alergi yang terjadi namun perlu diingat bahwa tiap orang memiliki kepekaan yang berbeda. Di sisi lain, seledri ekstrak tidak beracun ketika dikonsumsi berlebih karena banyak konsumsi dan dosis tidak berhubungan pada peningkatan efek dosis.
Cara mengkonsumsi seledri :





  1. Seledri kita cuci tapi jangan terlalu lama sebaiknya kurang dari 15 detik.

  2. Lalu kita potong dengan pisau atau hancurkan dengan blender.

  3. Bila ingin dimasak pakailah api sedang dan masukkan seledri mendekati di akhir memasak. Bila seledri dimasak terlalu lama atau panas maka zat gizi bisa rusak.

  4. Bila dijus, lebih baik dihancurkan berjeda jangan dihancurkan sekaligus. Putaran terlalu lama dan terus menerus bisa merusak tekstur dan serat.

  5. Bila ingin diekstraksi, hancurkan dengan blender lalu ambil sarinya dengan pemerasan.

Seledri baik dikonsumsi bagi penderita rhinitis alergika, rhinitis atopi dan penderita alergi lainnya. Ingat, langkah terbaik adalah dengan menghindari penyebab sedangkan diet atau pengaturan pola makan hanya sebagai tindakan preventif.(The Therapist’s Log)



No comments: